13: The Birth and The Death of The Day

13-cumpleac3b1os13 Desember 2003, di Jakarta, kembali ke rumah Bapa di Surga untuk selama-lamanya, Jozef Siahaya, papa tersayang. 13 Desember 2006, di Kanada, lahir ke dunia, Ariel Jozelina Siahaya, anak pertama adik saya, cucu perempuan pertama bagi mama, keponakan perempuan pertama bagi saya.

Dan angka tiga belas menjadi angka yang menakjubkan. Angka itu mengukuhkan dirinya sebagai simbol siklus kehidupan. Ada yang pergi dan ada yang datang. Ada yang mati dan ada yang hidup.

Ternyata menurut Numerology, angka 13 bukanlah angka sial, seperti yang dipercayai oleh sebagian orang selama ini. Angka 13 apabila dijumlahkan akan menghasilkan angka 4, yang dalam Numerology berarti: creation atau penciptaan. Angka 13 juga berkaitan erat dengan kematian dan kelahiran kembali. Degenerasi dan regenerasi. Dan berkaitan dengan kematian papa dan kelahiran Ariel, maka angka 13 ternyata mengkonfirmasikan makna-makna yang disimbolkannya tersebut. Continue reading

Being 40 & cancer

Ketika saya memasuki usia pertengahan 30-an, seorang oom dengan penuh kekuatiran memperingatkan kepada saya tentang satu hal: kanker. Keluarga saya memang rentan penyakit yang satu ini. Pada saat itu, tante saya yang tidak pernah menikah, menderita kanker payudara stadium lanjut, stadium 4, dan menurut dokter yang menanganinya saat itu, sudah tidak ada lagi harapan kecuali terjadi keajaiban.

Syahdan, pada suatu kesempatan selesai menengok tante yang dirawat di sebuah klinik khusus di sukabumi, pada sepanjang perjalanan pulang, saya mendapatkan diri saya diinterogasi dan dinasehati dengan berbagai macam nasehat, plus sebuah prediksi kelam bahwa nasib saya akan berakhir seperti nasib tante saya, terkena kanker payudara, menderita luar biasa dan sengsara, karena saya tidak menikah dan belum pernah melahirkan anak.
Continue reading

Being 40something dan single is not a crime!

UntitledSebelum mulai mengomel saya harus membuat disclaimer dulu: This entry is not a cry for help untuk dicarikan jodoh! Ini perlu ditekankan, sebab orang-orang sering salah mengerti, begitu saya angkat bicara tentang soal being single lalu ada aja yang nyeletuk, udah pengen kawin sekarang? Hahaha… berasa kayak model kucing atau anjing sedang musim  kawin.

Ada satu ayat Alkitab yang jadi pegangan saya, because I already gaining some understanding regarding this statement: For  I know the plans I have for you, declares the Lord, plans to prosper you, not to harm you, plans to give you hope and a future.

Jika kamu tahu apa yang sedang dialami oleh Israel pada saat itu, maka sedikit banyak kamu akan juga mengerti bahwa ada sebuah kondisi dimana Tuhan memang menempatkan suatu bangsa atau seseorang di dalamnya. Kondisi tersebut tidak terlihat ideal menurut kaca mata manusia, tetapi itulah salah satu mata rantai jalannya takdir yang harus dijalani dan pilihannya hanya dua, mengeluh dan tak suka, atau bersyukur dan menikmatinya karena tahu ini ujung-ujungnya justru sesuatu yang sangat baik. Tak ada yang perlu diubah. As a christian, I look at everything from a christian point of view, because there’s no other way to see it, that is my faith and also my filter. Continue reading